Khamis, Disember 31, 2009

Bingkisan Hati Ana...

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 6:39:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Assalamualaikum wbt....

Tahun 2010 sudah hampir 12 jam menjengah.....
Tahun 2009 sudah berlalu pergi....
Subhanallah.. begitu cepat masa berlalu....
Ibaratnya masa ni seperti pedang...
Jika kita tak memotong nya ( dgn maksud jika kita tak menghargainya ) maka ia akan memotong kita... ( dgn maksud masa tu akan membuatkan kite tersia-sia )......
Masa ibarat emas...... ( --> malah lebih mahal dr emas... tiada tolok bandingnya )

Maha Suci Allah....
Maha Tinggi Kuasa Allah.....
Maha Pengasihnya dan Penyayangnya Allah.....
Indah benar ciptaanNya....
Luas benar kasihNya.....
Masa....

" Demi Masa (1) Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian ( 2 ) kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran ( 3 ) "
( Surah Al-'Asr )

Kurang sesaat pun tidak pernah Allah pinta ganjaran atau cagaran dr hamba-hambaNya...
Segalanya percuma... Malah lebih dari itu kita diberi peluang olehNya.....
Setiap hambaNya yang beriman sahaja mendapat manfaat sepenuhnya dari nikmat Allah yang tiada tolok bandingnya ini....

Masa yang telah berlalu... Baru sahaja berlalu dan yang sedang berlalu adalah sejarah.....
Al-Quran sendiri tertulis didalamnya kisah-kisah sejarah zaman umat terdahulu.....
Sebagai peringatan dan renungan serta contoh tauladan buat umat tika ini.....

Sabda Rasulullah yang bermaksud :
" Aku tinggalkan kepada kamu dua perkara yang mana kamu tidak akan sesat selagi kamu berpegang dengan keduanya. Iaitu kitab Allah dan sunnah RasulNya "
( Riwayat Imam Malik )

Kepentingan sejarah dalam merentasi masa...
Sejarah adalah pedoman...
Sejarah adalah pengalaman....
Sejarah adalah bimbingan....
Sejarah adalah teguran....
Untuk setiap dari kita, insan yang lemah ini mengambil iktibar dalam memperbaiki diri dan iman...

--> Mungkin belum terlambat lagi untuk ana ucapkan Selamat Tahun Baru Masihi 2010 dan Selamat Tahun Baru Hijriah 1431....
Tahun 2010 masih baru lg... Tahun 1431 H sudah 16 hari berlalu...
Namun masih belum terlambat lg untuk kite sesame bina azam baru...
Hakikatnya azam baru bukan sekadar dimula di awal tahun saje....
Malah... ianya sinonim dengan niat kite.. Azam dan Niat.. Niat dan Azam...
Lebih kurang je pengertiannya....
Jadi.. Koreksilah azam dan niat anda setiap masa.....

Tahun 2009 dan Tahun 1430H banyak meninggalkan 1001 kenangan yang pahit dan manis buat diri ana....
Suka duka ana dalam meniti ujian yang Allah berikan...
Alhamdulillah akhirnya ana mampu lg kuat tika ini...
Hikmah disebalik ujian2 Allah memang akan mematangkan kita selagi pergantungan kita tak lari drNya....
Perkara yang lepas bg ana buka tidak perlu diingati.. Sejarah perlu diingati dan diketahui..
tetapi bagi ana jangan terlalu memikirkan apa yg telah lepas sehingga ia menjadi punca rebahnya kita....
Jadikan ia sebagai paksi untuk kita perbaiki diri agar di hadapan nanti tak kita ulangi yang sudah diingati...

Ujian hati...
Ujian akademik....
Ujian fizikal.....
Macam2 ujianlah.....
Dan serasa ana setiap manusia melaluinya juga....
Cuma metodnya berbeza....
Ujian2 yg datang terkadang menuntut erti kesabaran yang tinggi...
Terasa letih dan ingin merebahkan diri...
Air mata menjadi teman.... hati pedih tak sape yang tahu...
Hanya Allah sahajalah tmpat mengadu.....
Bila terasa hendak rebah.... Mujur peringatan2 datang utk ana kuatkan semangat....
Subhanallah...
Kasihnya Allah pada hambaNya...
Tidak dibiar hambaNya terkapai tanpa pedoman......

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
( Surah Al-'Ankabuut : 2 )

InsyaAllah... Ana anggap apa yang terjadi dan akan terjadi adalah ujian dan ia nikmat wat ana...
Setiap apa tindakan yg ana lakukan adalah ujian....
Nak menguji kekuatan dan tahap keimanan....

Masa yang berlalu... Meninggalkan jejak-jejak dan derap-derap langkah ana...
Pada amanah yang perlu ana pikul..
Pada tanggungjawab yang perlu ana tunaikan....
Pada perjuangan yang sentiasa belum selesai....
Pada tugas sebagai khalifah Allah untuk memkmurkan bumi ini dengan Islam...
Pada semua yang memerlukan ana......

Hakikatnya bukan ana yang diperlukan... tapi ana yang memerlukan.... (^^,)
Masih sempat agaknya untuk ana mohon maaf pada sume...
Maaf andai tugasan yang diamanahkan, ana tak dapat jalankan dgn baik....
Maaf andai dalam ikatan persahabatan, ana ade mengguris hati sahabat2 ana...
Maaf andai dalam perjuangan, ana tak dapt beri full komitmen...
Maaf andai dalam tugasan ana, ana tak mampu untuk istiqamah....

InsyaAllah diri ana akan sentiasa mencuba untuk memperbaiki diri...
Memperbaiki kelemahan dan kekurangan....
Untuk Cik Blog ni lak..
Insyaallah ana cube me'rajin'kan lagi diri ana untuk menulis dan mencoret perkongsian2...
InsyaAllah... Setiap detik ana akan tekankan kepentingan utk meningkatkan diri...
Dalam usaha mencari dan mencapai redha Allah..
Insya Allah....



Selasa, Disember 29, 2009

Mekap Muslimah... Jom Pakai....

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 8:32:00 PTG
Pandangan Anda : 
3 Celoteh SahabatKu...

*Jadikanlah "Ghadul Bashar" (menundukkan pandangan sebagai "hiasan mata" anda), nescaya akan semakin bening dan jernih.

*Oleskan "Lipstik Kejujuran" pada bibir anda, nescaya akan semakin manis.

*Gunakanlah "Pemerah Pipi" anda dengan kosmetik yang terbuat dari rasa malu yang dibuat dari salun Iman.

*Pakailah "Sabun Istighfar" yang menghilangkan semua dosa dan kesalahan yang anda lakukan.

*Rawatlah rambut anda dengan "Selendang Islami" yang akan menghilangkan kelumumur pandangan laki-laki yang membahayakan.

*Hiasilah kedua tangan anda dengan "Gelang Tawadhu'" dan jari-jari anda dengan "Cincin Ukhuwah".

*Bedakilah wajah anda dengan "Air Wudhu" nescaya akan bercahaya di akhirat.



Ahad, Disember 27, 2009

Tag... From Ukhti Ira...

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 11:55:00 PTG
Pandangan Anda : 
1 Celoteh SahabatKu...
بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sebulan duk kat umah lgsung tak tau rupenye kawan ana Ukhti Nadirah dah pun men'tag' ana.. Afwan ukhti syg....

1) Nama timangan anda?
Nak list ni takut tak cukup ruang.. Hehehe...

- Kak Along ( kat umah... )
- Nana ( kat umah pun ye kat mane2 pun ye... ikut kesesuaian zaman - cmno tu? )
- Ana ( ha... gelaran ni ana guna tyme masuk upm )
- Kak Ana ( adik2 KBM , KPIJ n PKPIM lah biasenye )
- Momot ( hehe... sam1 call me by this name.. sebab ana agak comot )
- Farah ( For certain cases - apemenda tu? )
- Makcik ( Cik Nur Raudhah lah ni punye keje )
- Nenek ( Cik Linda a.k.a moyang surau ni )
- Ustazah Farhana ( adik2 yg nakal pgl )
- Fasi Farhana ( adik sendiri panggil setelah p kem yg ana jd fasi dorg )
isk3... mcm2 lah....

2) Anda seorang yang...
.... no komen.... mungkin nakal kot... n cerewet..... ( Allah lbh tahu )

3) Insan teristimewa
.. mak babah dan 3 adik yang nakal2...

4) Lagu kesukaan
... Layar Keinsafan ( MESTICA ) -- really touch me...

5) Makanan kesukaan
banyak sgt.... ( yg suka makan tu ana suka masak )

6) Sikap yang membuatkan anda stress
Suka melambat-lambatkan masa..
ADHOC!! ( buatkan ana gelabah yg amat....)

7) Warna kegemaran
All color.. hehehe... sebab ia saling memerlukan satu sama len....

8) Benda yang ada dalam beg?
Pen n buku catatan -- buku motivasi

9) Bila kali terakhir menangis
Adeyai... cepumas soalan ni.. bila nak nangis ana nangis.. =)

10 ) Tag untuk rakan anda.
Yah! Nak tag adikku syg..
http://tycoon89.blogspot.com

Ana Kembali

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 7:32:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Assalamualaikum....

Subhanallah.. Lame sgt dah tak update blog ni....
Bersawang bersemak jadinya.....
Hik3... Takdek idea lak nak posting ape...
Takpelah juz nak inform ana dah kembali...
Juz ngah cr mood tuk beraksi di medan maya nih...
Cewah.... Papepun ana ucapkan SELAMAT KEMBALI KEPADA SUME DAK2 UPM....
New Semester...
New Year....
New nawaitu....
New Azam.....
New Spirit...
And everything lah ye....

Go sume!!! Chaiyok!!!

ps# jgn ditiru aksi blogger ini... Mencampur adukkan bahasa... Apa nak jadilah cik ana sorg ni kan... heeee....

Rabu, November 11, 2009

Peringatan Buat Insan Yang Lemah Hatinya...

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 8:49:00 PG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Assalamualaikum wbt...

Malam ini air mata mengalir tiba-tiba... Entah kenapa..
Cepat2 naskah Al-Quran yang menjadi peneman sejak 3tahun yang lepas ana ambil...
Puas menyelak.. Tak juga jumpa...
Ana buka software Al-Quran digital.. Alhamdulillah teknologi terkadang memudahkan...
Ini ayat yang ana cari....

Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
( Surah An-Nisaa' : Ayat 32 )

Iri hati ?? Penyakit hati yang jika tak dikawal habis rosaklah 'daging' yg menjadi 'raja' kerajaan tubuh kita.. Bila ana hampir iri hati melihat teman2 ana ingatkan diri ana dengan ayat ni... Namun, kita dibolehkan pada 2 perkara...

Pertamanya, pabila seseorang itu punya kemampuan harta dan ia gunakannya kejalan Allah..

Keduanya, pabila seseorang itu punya ilmu dan ia manfaatkan ia dan mengajarkan ilmunya kepada org lain kejalan Allah...

Subhanallah.... Walhamdulillah... Ana memang iri lah dengan orang2 camni... Tapi...

Allah kan Maha Adil.. Dia ingatkan kita dengan janjiNya dan ketetapan Dia..
Bersangka baik dengan Allah... Usaha seseorang itu berlandaskan kemampuannya..
Mungkin ana belum mempu memikulnya jd Allah belum sampaikan waktunya....
Dan mungkin jika ana berpeluang... ia tidak baik untuk diri ana... Ana relatekan dengan ayat kedua yang ana cari... Dibawah ni....

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
( Surah Al-Baqarah : Ayat 216 )

Ana terkadang fikir... 'Kan best kalau'... 'Kalau ana dengan dia ni mesti'... Semua nak catur ikut kehendak sendiri.. Dan rasa bila dicatur macam ni macam tu.. Semua berjalan lancar mcm ape yang dikehendak... Tapinya, Allah dah firmankan dalam ayat diatas...

So, kenapa ana nak catur2 sendiri ni... Astaghfirullah hal adzim...
Ana ngah push diri ana to wake up and be my self....
Ana buat apa yang termampu dulu... Nak mengejar yang belum pasti... Ianya pun belum pasti baik buat ana... Kita berusaha Allah yang menentukan....
Cepat atau lambat perkara tu, bukan HAK kita... Tp hak Dia.... Seperti firman dibawah....

Telah pasti datangnya ketetapan Allah[818] maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang) nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.
( Surah An-Nahl : Ayat 1 )

Allah SWT meliputi seluas-luasnya apa yang ada dilangit dan bumi... Semua hanya milikNya semata... Tiada suatu pun hak kita....Kita ni kan milik Allah....

Ya... baru ana sedar... Kenapa terlintas kat benak ni nak memiliki sesuatu......
Astaghfirullah hal adzim..... Banyak lagi perkara lain yang perlu ana sediakan untuk Dia...
Ana bersyukur... Bila Allah berikan ujian2 yang kdg2 nampaknya macam tak adil...
Tp hati cepat bersangka baik...
Bila barang rosak, barang hilang.... Tengah time exam week.....
Ana fikirkan.. 'Cepatnya Allah gantikan dosaku dengan kafarah.... Amin..'
' Allah dah tegur ni... Kena re-check balik pe dosa ana ni... Istighfar2..'

Ana mampu tersenyum... Ana mampu tak mengalirkan mata...
Bila terlalu happy dan bahagia ana jd semacam pulak...
Macam jauh... jauh....jauh dari Dia.....
Ana sekarang sedang berusaha... Berusaha meminta hati ana semula...
Sebab... hati ana tak berada dalam hati ana...
Pada manusia sekarang ni....

Ya Allah... Pintaku padaMu... Kurniakan hati jernih baru padaku....
Agar dapat ku isikan ia hanya dengan relung kasihMu...
Cukupkan ku hanya denganMu....



Kita... An-Nisa' Biasa....

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 7:53:00 PG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...

Kita....
Hanya an-nisa' biasa...
Hanya an-nisa' hina dan kerdil disisiNya...
Hanya an-nisa' yang banyak khilafnya...

Kita....
An-nisa' biasa yang mencari....
Mencari...
Mencari...
dan mencari...

Mencari secangkir kasih dariNya...
Mencari serelung rindu dariNya...
Mencari seredup lindungan dariNya...
Mencari selaut cinta dariNya...

Kita....
An-nisa' biasa yang punya impian...
Punya impian selaut direnangi..
Punya impian seluas diterokai..
Punya impian sesaujana mata menjelajahi...

Impian an-nisa' biasa ini...
Impian maknawi setiap an-nisa' yang berhati...
Mengimpi menjadi muslimah sejati...
Bagai hiasan indah duniawi...
Mengimpi menjadi mujahidah sejati..
Mencari kemuliaan dalam hidup ini...
Mendamba syahid dalam matinya nanti...

Kita....
An-nisa' biasa...
Yang terkadang tersadung dilanda kekhilafan...
Yang terkadang tersimpuh diuji kekuatan...
Yang terkadang tersungkur dijengah ujian hati...

Kita....
Sememangnya an-nisa' biasa...
Namun biasa inilah yang akan diluar biasakan...

Kita....
An-nisa' biasa yang akalnya senipis rambut...
Pinta pada Allah agar akal ini ditebalkan dengan ilmu...
An-nisa' biasa yang hatinya serapuh kaca...
Pinta pada Allah agar hati ini diperkukuh dengan iman...

Kita....
An-nisa' biasa...
Yang bengkok hasilnya dari tulang rusuk ar-rijal...
Yang bukan meminta dididik dengan harta...
Yang bukan mengingin dipuji selangit tinggi...

Kita....
An-nisa' biasa...
Cukuplah dibimbing dengan bait indah kalamullah...
Cukuplah diingatkan dengan sunnah amalan Rasulullah...
Cukuplah dipayung dengan rindu kasih hanya dari Allah....

Kita....
An-nisa' biasa yang perlukan teman sahabat...
Mengingatkan dikala alpa...
Menegur dikala khilaf...
Menasihati dikala duka....

Ya Allah...
An-nisa' biasa yang memerlukan Mu...
Cukupkan kami hanya denganMu...
Syukurkan kami dengan setiap pemberianMu...
Teguhkan kami dengan ujian dari relung kasihMu...


ps* Ana memang...memang...dan sememangnya seorang an-nisa' biasa yang masih mencari2 haluan kepada kasihNya...moga diri ini bertemu kasihNya disegenap penjuruapa yang ana lakukan... tanpa kasihNya semua adalah sia2... Uhibbullah....

Selasa, November 10, 2009

Handphone ana....

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 5:14:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...



Isnin, November 09, 2009

Layar Keinsafan...

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 1:31:00 PTG
Pandangan Anda : 
2 Celoteh SahabatKu...

Layar Keinsafan
Album : Layar Keinsafan

Munsyid : Mestica


Sepi benar senja ini
Bayunya semilir,
menganak ombak kecil

Jalur ufuk pula mengemas terang
Kapal dan layar terkapar


Mengapa nantikan senja
Barukan terdetik,
pulang ke pengkalan

Gusar malam menghampiri
Ku tewas di lautan

Tuhan layarkanku ke arah cintaMu
Tuntuniku menggapai redhaMu

Rimbunan kasihMu ku berteduh
KepadaMu ya Tuhan

Berikan secebis keinsafan
Bekalan sepanjang perjalanan

Mencari ketenangan


c/o Biar Kau menjadi saksi
Tulus tangisku kala dini hari
Kesempatan yang hanya sebentar

Moga keikhlasanku terlakar

Berikanlah ku hidayah

Agar dikuatkan iman yang lemah
Moga diberkati hidup ini

Menuju bahagia yang kekal abadi


PadaMu Tuhan
Kan kuserahkan cinta kepadaMu


Tuhan layarkanku ke arah cintaMu
Tuntuniku menggapai redhaMu
Rimbunan kasihMu ku berteduh

KepadaMu ya Tuhan

Berikan secebis keinsafan

Bekalan sepanjang perjalanan

Mencari ketenangan


c/o Biar Kau menjadi saksi
Tulus tangisku kala dini hari

Kesempatan yang hanya sebentar
Moga keikhlasanku terlakar

Berikanlah ku hidayah

Agar dikuatkan iman yang lemah

Moga diberkati hidup ini

Menuju bahagia yang kekal abadi


Harapanku moga dikurniakan
Manisnya iman berpanjangan

Moga lautan hilang gelora

AKADEMI DAKWAH 09

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 1:17:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...

Akademi Dakwah 2009

بسم الله الرحمن الرحيم

Salam Perjuangan


Angkatan Pemuda-pemudi Islam (API) dengan kerjasama Persatuan Ulama’ Malaysia Pulau Pinang (PUMPP) akan menganjurkan program realiti sebenar dakwah di lapangan masyarakat pada 30 November 2009 hingga 13 Disember 2009. Selama 2 minggu ini, para peserta akan didedahkan tentang selok-belok dakwah di lapangan dengan menampilkan konsep dakwah yang lebih meluas serta kritikal.

Diberi nama Akademi Dakwah, program ini terbuka kepada sesiapa yang berminat untuk mengikuti dakwah di lapangan secara terancang dan terfokus. Para peserta haruslah berumur di antara 19 hingga 30 tahun sahaja dan yuran yang dikenakan hanyalah RM70.00 sahaja.

Program ini akan diadakan di sekitar Pulau Pinang, Kedah dan Perak. Bertemakan serangan pemikiran, kepenggunaan, alam sekitar, gejala sosial, masyarakat minoriti dan dakwah dalam penulisan, program ini akan memberi pengalaman baru kepada para peserta dalam menghayati erti dakwah melalui pengisian oleh pakar-pakar dalam bidang dakwah yang disebutkan tadi.

Berikut merupakan sedikit penerangan tentang tema-tema dakwah dalam AD09:

Serangan Pemikiran

Melibatkan dakwah dalam mengislahkan kembali pemikiran masyarakat di Malaysia yang diserang secara halus terutamanya oleh dakyah sesat fahaman Islam Liberal. Para peserta akan didedahkan secara ekslusif tentang fahaman sesat Islam Liberal dan konsep-konsep pemikiran lain yang ternyata bertentangan dengan Islam. Pemikiran-pemikiran sebegini melambak di dalam kosmo hidup masyarakat sehingga ḥaqq (benar) dan baṭil (palsu) menjadi kabur di kacamata masyarakat Islam khususnya di Malaysia.

Kepenggunaan

Malaysia merupakan antara negara yang tertinggi jumlah pembelian dan penggunaan barangan komersil dalam kategori negara membangun. Hal ini tidak dapat tidak akan mendedahkan pengguna Muslim terutamanya kepada barang-barangan yang tidak halal serta memudharatkan tubuh badan. Di samping itu juga, pelaburan dan pengaliran wang yang tidak selari dengan Syari‘ah menyebabkan keberkatan dalam kehidupan seharian masyarakat Islam di Malaysia hilang secara tidak sedar. Pendedahan kepada dakwah kepengunaan akan memberi input yang sangat kritikal dan berguna kepada para peserta.

Alam Sekitar

Alam sekitar merupakan ciptaan Allah SWT dan amanah kepada manusia di dunia untuk memelihara dan mengurus sumber bumi secara lestari berdasarkan prinsip-prinsip al-Qur’ān dan al-Sunnah. Kepincangan ma‘na pembangunan, kerakusan nafsu pemaju, kehilangan sifat prihatin masyarakat, kematian rasa kehambaan kepada Tuhan, antara faktor yang memungkinkan masyarakat tidak endah kerosakan alam sekitar yang berlaku di sekeliling mereka saban hari. Di dalam AD09, para peserta akan didedahkan tentang dakwah alam sekitar yang merupakan keperluan terpenting demi menyelamatkan kelestarian pengurusan pembangunan berasaskan konsep hamba dan khalifah.

Gejala Sosial

Jiwa remaja yang sering mencuba segala keseronokan menyebabkan berlakunya kepincangan akhlak yang mengheret mereka ke kancah kemaksiatan yang serius. Lambakan isu-isu semasa yang berkaitan dengan gejala sosial memberikan satu tamparan hebat kepada kesemua gerakan Islam di Malaysia dalam mempertahankan ‘Aqidah dan Syari‘ah masyarakat yang kian terhakis. Pendedahan langsung di lapangan masyarakat akan membuka mata para peserta dalam memahami dan menghayati punca utama kesuburan gejala sosial di Malaysia dan langkah terbaik dalam mempertahankan akhlak dalam diri setiap ahli masyarakat.

Masyarakat Minoriti

Masyarakat minoriti di Malaysia terutama masyarakat orang asli kurang dititikberatkan oleh gerakan dakwah akibat kos yang terlalu tinggi dan kemahiran dakwah yang konsisten di dalam situasi yang sangat mencabar. Pendakian bukit serta halangan lain antara pengalaman baru yang akan dirasai oleh para peserta dalam merealisasikan dakwah kepada masyarakat orang asli yang rata-ratanya adalah bukan Islam. Cabaran dan ujian yang bakal dihadapi oleh para peserta akan memberikan satu impak dan semangat dakwah yang kental dalam menyampaikan risalah kebenaran – warisan para Nabi dan Sahabat.

Dakwah Dalam Penulisan

Penulisan merupakan elemen dakwah yang paling penting. Penulisan akan kekal walaupun si penulisnya telah tiada. Keberkesanan penulisan dakwah dapat memberikan ruang dakwah yang optimum di samping penyebaran pengisian dakwah yang lebih meluas. Para peserta akan diajar untuk menghasilkan penulis yang lebih sistematik dan berkesan. Malah, para peserta akan diberi peluang untuk mempersembahkan penulisan masing-masing di dalam beberapa ruang penulisan semasa yang terpilih.

Kepada sesiapa yang berminat bolehlah menghubungi saudari Azwaahidah (019-5989382 / paspertama_86@yahoo.com.my) atau saudara Amir (013-7069509 / api_penang@yahoo.com.my) dengan segera. Tempat adalah terhad kepada 30 peserta terawal.

InsyaAllah... Allah selalu akan menjagamu...

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 1:05:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...

Assalamualaikum wbt...

Sedikit perkongsian bersama...

Mak sering pesan pada ana " Bila keluar mane2, sorang2 ke dengan kawan2 ke.. P tempat2 yang asing bagi kite ke... amalkan ayat kursi ni.... insyaAllah didepan, kiri, kanan, belakang dan mana2 sajelah Allah akan jaga kita..."

Dalam al-mathurat sendiri terkandung ayat kursikan.. Doa2 anjuran/amalan Rasulullah.. Antara doa yang dianjur demi menjaga diri kita seharian... Ba'da subuh wa ba'da asar... InsyaAllah hari2 kita dilindungi Allah... Dia sahaja yang ilmuNya dan kekuasaanNya meliputi segenap apa yang ada dilangit dan bumi ni...

Ahad, November 01, 2009

Seek 4 Mardhotillah

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 8:51:00 PTG
Pandangan Anda : 
4 Celoteh SahabatKu...
Ya Allah... semalam ku membaca kisah2 Rasulullah tentang erti sabar....

Ya Allah tntg apa yang ku lalui ini adakah ia ujian g datang dariMu atau teguran buat peringatan ku....

Ya Allah berikanlah aku kekuatan utk menghadapinya...

Jangan tinggalkan daku sendirian Ya Allah....

Bimbinglah aku....

Berikanlah apa yang terbaik untukMu buatku.....

Titipkanlah kesabaran buatku menghadapi ujian kecil ini...

Ingatkan aku akan kuasa dan kasihMu......

KasihMu sahaja yang kudamba....

=Seek For Mardhotillah=

Terlanjur : Padah CInta Monyet....

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 8:21:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Terlanjur : Padah Melayan Cinta Monyet
www.iluvislam.com
Tuan Mohd Reza
Editor: RosNiza Abdullah

“Apa yang dimaksud ‘terlajur’ pada ayat ustaz tu?” Tanya seorang pembaca setia laman blog penulis.

“Usahlah ditanya, cukuplah kalimah tersebut menghantui kepala saya sejak kebelakangan ini” Penulis cuba meredakan hati yang sedikit risau melihat gelagat muda-mudi masa kini.

Mungkin para teman dan pembaca tertanya-tanya kenapa terlalu banyak mesej pesanan di yahoo messenger hingga memeningkan sesetengah sahabat-sahabat, tidak cukupkah sekali dihantar?

Penulis terpaksa berbuat sedemikian bagi menjawab banyak pertanyaan sama yang diajukan di dalam e-mail, bahkan yang terbaru betul-betul menguji kesabaran penulis. Apakah ini yang dikatakan darah muda yang berani memperlakukan perbuatan terkutuk ini?

Ada yang mengaku telah ditebuk oleh teman lelaki, terkapai-kapai mencari jalan pulang kepada-Nya.

Allahu Rabbi…!

Namun paling merisaukan penulis, penyakit kronik ini berlaku di kalangan anta anti yang mempunyai asas ilmu agama sebagai pendiding. Ingatkan cerah hingga ke petang, hujan pula dipertengahan.

Inilah yang penulis persoalkan.

وَمَن كَانَ فِى هَـٰذِهِۦۤ أَعۡمَىٰ فَهُوَ فِى ٱلۡأَخِرَةِ أَعۡمَىٰ وَأَضَلُّ سَبِيلاً۬

Allah Taala berfirman yang bermaksud: “Dan (sebaliknya) sesiapa yang berada di dunia ini (dalam keadaan) buta (matahatinya), maka ia juga buta di akhirat dan lebih sesat lagi jalannya” al-Israa’ (17:72)

Ada yang berpendapat fatrah masa pertunangan adalah waktu untuk berkenal-kenalan, jadi apa salahnya untuk keluar bersama ke taman-taman rekreasi, pusat hiburan dan sebagainya. Ini adalah pandangan yang fasad dan tidak diiktiraf oleh agama. Mana tidak semua hujah atau dalil tersebut berbaur khayalan dan bayangan iblis bagi memuaskan nafsu semata-mata.

Pendirian penulis berkenaan dengan no couple sebelum kahwin sememangnya tetap tegar dari sekolah, universiti sehinggalah penulis akan merasai nikmat berkahwin itu sendiri. Mungkin penulis antara individu yang amat tajam dalam mengkritik individu yang bercinta hingga meleret-leret sebelum kahwin.

Terkadang terasa rimas dengan sikap sesetengah daripada kawan-kawan yang bercinta kononnya, sungguh mengajar erti kesabaran. Mabuknya melampau-lampau. Tunduk ego kelakian, dan lembik tengok para wanita.

Bahkan penulis sering beranggapan golongan yang bercinta sebelum kahwin ini kadang-kadang boleh menjadi munafik. Bagaimana pula? Kenapa tidak, semasa bercinta semuanya sikap yang baik-baik ditonjolkan, daripada cakap-cakap romantik, hadiah yang tidak pernah putus-putus, puji-pujian yang melangit dan sebagainya. Tetapi selepas kahwin, berapa ramai yang kekal dengan lakonan masa cinta tengah mekar subur sebelum ini, jarang sekali akan ketemu mereka yang masih ingat pada skrip yang pernah dihamburkan dulu.

Inilah salah satu puca perceraian yang tinggi di tanah air kerana pasangan berasa tertipu selepas belang sebenar pasangan mereka terdedah bilamana merasai sendiri bayangan rumahtangga yang sebenar.

TIADA MATLAMAT HIDUP JELAS

Bagi yang sudah terdedah dengan gaya hidup bebas, keluar bersama untuk dating, beriba dan bertepuk tampar bukanlah sesuatu yang pelik. Penulis terkedu mendengar kisah hidup masyarakat muda-mudi Malaysia yang sudah ala-ala barat. Masalah ber-couple dan membawa balik pasangan ke rumah sudah menjadi perkara biasa, yang hairannya ibu bapa sendiri yang merestui hubungan haram itu.

Belum cerita lagi tidur sekatil yang makin menjadi ‘biasa’. Maksiat? Dosa? Semunya tidak terasa dek kerana matlamat menghalalkan cara.

“Niat kami baik, bukan nak main-main pun, sampai masa kami kahwin la. Kamu sibuk kenapa? Macamlah baik sangat”

Biasa dengarkan ayat di atas?

Lain pula ceritanya dengan pasangan yang berkopiah dan bertudung litup, terkadang penulis tergelak keseorangan dengan lakonan wara’ mereka. Berhenti solat di masjid semasa keluar bersama, maklumlah alim dan wara’, miscall qiamullail, sms tazkirah dan sebagainya antara skrip murahan harian mereka.

Mabuk orang bercinta ni memang dahsyat. Mengapa mabuk, rindu dendam yang sama tidak diaplikasikan dalam bercinta dengan Allah Taala. Pelik bukan? Mulut kita mengaku cinta Allah Taala, sayang Rasul s.a.w, namun amalannya masih jauh daripada hakikat sebenar.

“Macam mana nak kenal peribadi bakal isteri kalau tak bergayut dulu” antara alasan yang pernah diberikan kepada penulis.

Teringat penulis cerita lama orang tua kita yang berkahwin dan hanya mengenal pasangan masing-masing pada hari perkahwinan. Bahagia mereka lebih daripada pasangan moden yang kenal sampai ke dalam kain sebelum di-Ijab dan Qabul.

Pastinya kenyatan ini dijawab kembali: “Ala itu dulu, sekarang dunia sudah maju, takkan nak ikut cara datuk nenek kita zaman jepun dulu” Penulis terkedu mendengar ayat berapi ini.


SAY : “NO COUPLE”

Persoalan cinta sebelum kahwin ini merupakan tajuk yang panjang. Cinta tidak semestinya membawa kepada couple, namun bahkan cinta boleh menjadi wasilah kepada mungkar lain yang mungkin berlaku tanpa couple.

وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبۡ لَنَا مِنۡ أَزۡوَٲجِنَا وَذُرِّيَّـٰتِنَا قُرَّةَ أَعۡيُنٍ۬ وَٱجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِينَ إِمَامًا

Allah Taala berfirman yang bermaksud: “Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” al-Furqan (25:74)

Magnet jantina ini sebenarnya satu fitrah dalam kehidupan manusia. Hal ini bukanlah perkara baru bagi kehidupan pelajar ditambah lagi dengan faktor umur di alam kampus tarikan untuk berpasang pasangan merupakan perkara lumrah dan mendarah-daging dalam diri mereka.

Perkenalan di alam sekolah, kenal semasa kursus persediaan, kenal sebab sekelas atau satu universiti, kenal kerana pertukaran nota, bahkan kenal sewaktu sama-sama berprogram merupakan noktah pemulaan kepada eposid cinta remaja, mungkin cinta monyet.

Jadi bagi yang sudah bermula untuk mencari, semak balik niat anda. Bagi yang sudah tersasar jauh jadikan cinta Allah Taala benteng ampuh dalam mengawal karenah cinta anda yang bergelora. Akhirnya pesanan penulis kepada semua yang ingin dan tengah bercinta, jangan jadikan couple anda punca tawar hubungan suami isteri selepas kahwin.

Mengapa perlu mencari marah Allah Taala semata-mata mencari bahagia manusia yang tiada jaminan.

Jauhilah maksiat bercinta sebelum kahwin, sinonimnya cinta monyet ini.

“Ya Allah. Kami ingin belajar untuk mentaati perintah-Mu. Kami belajar untuk menjadi hamba-Mu yang soleh dan solehah. Kami seringkali jatuh dan bangun, jatuh dan bangun lagi, dan lagi. Semoga kami terus dipimpin oleh-Mu, duhai Allah”. ameen

Rabu, Oktober 28, 2009

TENSEN!!!

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 10:30:00 PG
Pandangan Anda : 
3 Celoteh SahabatKu...
“ TENSEN!! “ ana melihat handphone Sony Ericsson yang ana letak atas katil… Mesej yang masuk sebentar tadi ana baca.. Ringkas, tp cukup padat nak mengungkap semua yang terpendam... Al-maklumlah minggu exam ni... masing-masing sedang hangat dilamun cinta... cinta yang terkadang menekan jiwa... maksudnya disini.. tensen menghadap buku-buku, nota kuliah dan latihan sebagai persediaan nak ber’dating’ dengan kertas soalan.... berjam-jam dihabiskan untuk menjawab killer question yang diberikan... Time tensen nilah semua keluar... astaghfirullah... nauzubillah... macam2 gelagat....

“ Lar nape tensen ni? Hah! Mesej akak sebelum sampai masa perjanjian nih. Penalti 20 minit.” Balas ana dengan sedikit lawak.. ana teruskan pembacaan dan ulangkaji yang masih belum habis.. tensen juga tapi dalam hati ku selitkan dengan doa agar ana mampu memahaminya... Lama... Mesej tak dibalas, mungkin marah atau ‘terkena sudah’... Kubiarkan hp ditepi sambil berehat sebentar dan selesaikan apa yang patut. Ana baru balik dari surau.. Hampir seminggu berkampung seketika di musollah dan masjid untuk mendapat mud study... Alhamdulillah lancar...

Ba’da 20 minit, usai mengambil air untuk dimasak dalam heater...

“ Tensen... Kak Hana....” tepat pada masa penalti dikenakan.... ana tersenyum... budak sorang ni memang tau. Bisik dalam hati ana.

“ Hehe, bagus.. mematuhi penalti yang diberikan... Awat tensen ni? “ Balas ana..

“ Org tensen lagi nak penalti2...Ahad lepas dah baca.. Tapi makin baca makin tak faham...” dia merungut... Ana tergelak kecil... Lumrah orang bercinta... Bila lama sangat berhubung mulalah semakin tak memahami, bila mula bosan terjadilah tensen....

“ Hmm, tutup dulu buku tu then duk rehat kat tepi k. Nanti makin tensen.” Nasihat ana.

“ Taknaklah nanti tertido kalau kalu rehat.” Balasnya.

“ study ape? Nak Kak Hana pujuk ke tegas?” ana memberi pilihan...

“ Physics... Pape jela...” mesej ana beri dibalas ringkas je...

“ Ermmm, k cm ni. Kak Hana rase kamu lg tahu mana yang perlu. Dari kamu mengadap paper tu then ckp tensen3. Memanglah tensen. Dah tu doanya kan. Akak maksudkan rehat td. G amik wudhu. Amik masa sikit baca buku yang kamu beli, takpun baca Al-Quran. Dengar pun ok.. Kita manusia... Had kita ada... Doa pada Dia moga dipermudahkan. Kak hana tak pandai nak nasihat sangat. Tapi pe yang kak hana wat malam ni kak hana try yang termampu. Selebihnya kak hana minta Dia bg petunjuk. Ilmu ni ilmu Dia juga. Tak luak masa kita ingat dan spent masa pada Dia.

Tensen! Tensen! Tensen! Mustahil rasanya jika tiada yang merasakan tekanan bila menghadapi ambang peperiksaan akhir. Cuma beza tahapan tekanan je pada setiap individu. Sekurangnya sekelumit tekanan pasti dihadapi.

Bulan peperiksaan, dimana sahaja sekarang ni individu-individu bergelar pelajar, siswa dan siswi sedang berjuang dengan peperiksaan. Bercinta dengan nota kuliah, bertunang dengan latihan soalan, diakad nikah dengan kertas peperiksaan dan akhirnya menanti hasil dari gerbang perkahwinan jawapan yang telah dijawab. Itulah hasilannya nanti.

Dalam bercinta tu ada lumrahnya. Naik turun perhubungan kita sesama pasangan. Begitu juga bila bercinta dengan ilmu. Cumanya bercinta dengan ilmu pulangannya berkali ganda nilaiannya disisi Allah. Bilamana berkata tentang ilmu, ia termasuk dalam ibadah juga.

Bilamana berkata tentang study untuk exam, ia jangan dijauhkan dari ibadah rutin kita. Solat, puasa, doa dan sebagainya. Inilah yang menguji kita. Tahapan kebergantungan pada Allah. Saat mana kita bermatian belajar, adakah bermatian juga kita memohon petunjuk dan pertolongan dariNya.

Wahai rakan-rakan, sahabat-sahabat, adik-adik, dan termasuk diri ini juga. Jangan pisahkan keduanya. Ilmu yang kita tengah belajar ni ilmu Dia juga. Bukan ilmu sesiapa selainNya. Jadi janganlah khuatir dan tensen-tensen bilamana apa yang dibaca tak masuk mahupun semakin jauh dari pemahaman kita. Tiada tempat lain untuk kita kembali selain dari sebaik-baik tempat yang telah dikurniakan pada kita. Apa dia? Allah lah nikmat terbesar kita. Sebaik-baik tempat kembali. Masa itu kepunyaan Dia, ilmu itu kepunyaanNya juga. Segala apa dilangit dan dibumi miliknya jua.

Tak luak, tak habis, dan segalanya yang taklah untuk masa kita digunakan untuk duduk sejenak dan dihabiskan untuk Dia. Kita membutuhkan Dia. Tuhan yang memiliki segalanya. Jika susah nak faham pinta padaNya memahamkan kita. Jika risau maka pinta padaNya yakinkan kita. Apa nak diminta lagi? Pintalah kerana Allah itu Maha Memakbulkan.

Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber ‘Kekuatan‘.
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi.
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ‘Ketenangan‘.
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju ‘Kebahagiaan‘.
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah muzik yang menggetarkan hati.
Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti.
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai ‘Keberhasilan‘.
Ambillah waktu untuk beramal,
kerana itu adalah satu-satunya kunci menuju Syurga.

So pesanan akhir… Jangan tensen2 ye sume… Anggaplah ini ujian kecil nak dibanding peperiksaan buat kita yang kita hadapi sejak azali lagi.. All the best buat semua... Not only study hard but study smart too... Maat taufiq wannajah fil imtihan...

Ps* bila ana tensen... minta sahabat2 serang ana balik dengan pesanan dan teguran yang membina ye... supaya tak rebah diulit kecelaruan... renung2kan.. dan selamat menghadapi peperiksaan..

Ahad, Oktober 25, 2009

Dunia.... Dewan Peperiksaan......

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 11:58:00 PTG
Pandangan Anda : 
2 Celoteh SahabatKu...

Assalamualaikum wbt.....
Biasanya hujung2 bulan seperti sekarang ni, pastinya di mana2 peringkat sekalipun, pelajar2 dan para siswa siswi sedang sibuk dengan persediaan rapi untuk mendepani ujian dan peperiksaan yang akan menguji sejauh mana kefahaman dan penghayatan mereka sepanjang temph pembelajaran.....
Belajar secara berkumpulan....
Belajar bersendirian.....
Bersedia lebih awal mahupun bersedia disaat akhir peperiksaan...
Ia menjadi rencah berbeza bagi setiap dari insan yang bakal menghadapinya...
Suasana sunyi sepi... Fokus di meja study adalah lumrah apabila tibanya minggu ulang kaji...
Segala aktiviti di'matikan' seketika untuk berkorban masa demi peperiksaan....
Yang memilih mendekatkan diri pada Allah seiring berusaha meningkatkan kefahaman serta persediaan sebelum peperiksaan, tahniah diucapkan....
Namun, bagi yang semakin meninggalkan kebelakang perintah yang lebih perlu, malang dan takziah diucapkan...
Diingatkan, jom sama2 kita dekat kembali kepadaNya... Tiada medium lain yang dapat membantu kita melainkan segala percaturan yang telah diusahakan itu selain dari apa yang Ia akan putuskan....
" Kun fayakun " tatkala ini yang dikatakanNya, maka tiada apa yang dapat kita insan yang lemah ini dapat lakukan...
Nah, inilah masanya dan perlunya kita mencariNya, memohon dan memanjatkan sepenuh penharapan kepadaNya agar Ia melindungi dan menjaga kita dikala menghadapi peperiksaan...
Dikala inilah kita memohon petunjukNya untuk memudahkan apa yang kita ambil dari ilmuNya, kedap masuk dalam hati kita....
Dikala inilah kita mohon padaNya agar Ia berikan pertolongan dikala kita membutuhkan Dia...
Allah tak pernah tinggalkan kita sekalipun... tetapi kita ni yang sering lupa dan melambat2kan pertemuan indah bersamaNya....
Buat diri yang lemah ini juga sentiasa memohon keampunan atas segala kealpaan dan kelalaian yang telah dilakukan...
Ampuni diri ini Ya Allah.....

Peperiksaan kita nanati pastinya di dewan2 kuliah dan juga dikelas2....
Sedar atau tak... Sejak didalam perut ibu lagi kita telah diuji di dalam dewan peperiksaan yang besar.. MilikNya semata...

Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi[1394] dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. ( Surah Al-Fath : Ayat 4 )

[1394]. Yang dimaksud dengan tentara langit dan bumi ialah penolong yang dijadikan Allah untuk orang-orang mukmin seperti malaikat-malaikat, binatang-binatang, angin taufan dan sebagainya,

Berapa ramai yang sedar akan ini.... ( menyedarkan diri yang sering terlupa ni gak )

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? ( Surah Al-Ankaabut : Ayat 2 )

Allah sendiri berfirman bahawa Ia pasti akan menguji setiap dari makhluk yang Ia cipta. Siapa makhluk itu? Kitalah, manusia... Yang Allah ciptakan memiliki akal yang boleh berfikir. Berbeza dari makhluk yang lain..

Peperiksaan besar yang kita akan hadapi ini tidak akan berakhir selagi hayat kita masih ada...
Selagi semampunya kita menghirup oksigen yang Allah berikan secara percuma ini...
Selagi kita mampu menggerakkan anggota tubuh kita tanpa perlu kita ganti 'baterinya'...
Selagi kita mampu melihat tanpa perlu kita pasang ganti 'kanta' yang ada....
Subhanallah... Walhamdulillah....
Terlalu banyak yang Allah berikan nikmat pada kita... Namun, masih lagi kita kufurkan...

Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang telah menukar nikmat Allah[789] dengan kekafiran dan menjatuhkan kaumnya ke lembah kebinasaan? ( Surah Ibrahim : 28 )

[789 ] Yang dimaksud dengan nikmat Allah di sini ialah perintah-perintah dan ajaran-ajaran Allah.

Yang telah pergi ujian Allah pada mereka telah tamat... Keputusan dan 'markah' mereka akan diperhitung bersama kita nanti tatkala semua manusia dipanggil berhimpun bersama di mahsyar sana....
Sejauh mana 'markah' dan 'keputusan' kita tu bergantung pada amal dan ibadah kita di dewan peperiksaan besar ini....
'jawapan' kita pada 'persoalan' yang Allah telah aturkan.....
jawapan yang tepat pasti 'markah' baik ganjarannya.....
jawapan yang bukan dari apa yang ia minta ada juga ganjarannya....
Makna kata stiap 'jawapan' kita hanya Dia sahaja yang berhak menilai....

Analoginya pensyarah yang mengajar dan menguji peperiksaan kita, ialah org yang selayaknya memberi markah pada kita...
Masakan boleh pensyarah Matematik yang kepakarannya Matematik sahaja mampu menilai kertas peperiksaan dari pensyarah Perubatan....
Pastinya tidak, jika mungkin terjadi pun atas kekuasaan Allah yang mengizinkannya menguasai lebih dari 1 bidang.....

Jadinya, disamping kita bersedia menghadapi ujian dan peperiksaan yang akan diuji nanti... jangan lah diabai dilupa untuk sentiasa bersedia menghadapi dan mendepani ujian2 Allah....
Kerana apa pun jua kepada Dialah tempat sebaik2nya untuk kta kembali dan menanti keputusan dari apa yang telah diuji...


Ya Allah hanya kepada Engkau ku bermohon dan meminta....
Jadikanlah dunia itu didalam genggamanku dalam pencarianku kepada redhaMu...
Janganlah Engkau letakkan dunia didalam hatiku, dan membuat aku lalai dari mengejar cintaMU..


ps* Sahabat2 jom letak dunia dalam genggaman kita untuk ke 'sana....


Sabtu, Oktober 24, 2009

Pimpinan Baru KBM

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 8:50:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Assalamualaikum wbt shbt2 sekalian...

Alhamdulillah, segala puji bagiNya atas nikmat dan keizinan yang diberiNya atas berlangsungnya Majlis Mesyuarat Agung Tahunan Kali ke-20 Kelab Bimbingan Mahasiswa UPM...

Alhamdulillah, segala yang diaturkan berjalan dengan lancarnya walaupun terdapat sedikit kesulitan ( harap maaf kepada yang hadir )...

Majlis yang berlangsung pada 23 Oktober 2009 ( Jumaat ) yang lalu bertempat di Bilik Kuliah Akademik Pusat A1-03, telah diadakan bagi melantik pimpinan baru untuk menaungi Kelab Bimbingan Mahasiswa UPM dan meneruskan kesinambungan dakwah dan tarbiyyah kepada mahasiswa-mahasiswa dalam kampus hijau ini. InsyaAllah, KBM sebagai salah satu badan persatuan yang akan berganding bahu bersama persatuan-persatuan lain yang berdaftar di bawah Bahagian Hal Ehwal Pelajar UPM...

Salam tahniah dan takziah diucapkan kepada pimpinan baharu yang telah dilantik memikul amanah meneruskan perjuangan yang tidak akan berakhir. InsyaAllah semoga Allah sentiasa meredhai kalian...

Berikut adalah pimpinan baharu Kelab Bimbingan Mahasiswa...

PIMPINAN KELAB BIMBINGAN MAHASISWA
SESI 2010/2011

Pesanan dari seorang akak :
Buat adik2ku sekalian.. tahniah n takziah kak ana ucapkan...
ingat... kat pundak masing2 dah terpikul 1 amanah yang besar...
akk yakin dengan kamu semua... insyaAllah tetapkan niat.. satukan matlamat...
bekerja lillahitaala...
insyaAllah akak akan always sokong n bantu korang semua dari belakang, kiri, kanan, depan dan dimana2 sahaja...
Sayang semua kerana Allah...

Imtihan..(^^,)

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 3:34:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...


Assalamualaikum wbt....


Cepat sungguh masa berlalu... pejam celik.... subhanallah...
Lagi 3 hari ana nak mendepani peperiksaan besar utk semester ni....
Allahuakbar...
Masa ibarat pedang...
Kita tak jaga memang ia akan terus mencantas....
InsyaAllah pic kat atas ana dedikasikan pada semua yang nak amik exam tak kesahlah bila pun...
Yelah, hidup kita ni pun sememangnya umpama menghadapi peperiksaan besar sebelum keputusannya dikeluarkan semasa kita menanti di padang mahsyar sana....

Ni task exam ana untuk kali ni...
Berderet... InsyaAllah ana cube yang terbaik...

27 Okt 09 ( Selasa )
Kaedah Matematik

28 Okt 09 ( Rabu )
Bahasa Arab II

29 Okt 09 ( Khamis )
Mathematical Programming

31 Okt 09 ( Sabtu )
Persamaan Pembezaan

12 Nov 09 ( Khamis )
Pengucapan Awam
&
Analisis Kompleks

16 Nov 09 ( Isnin )
Presentation Proposal Final Project

Doaku buatMu
Ya Allah, izinkan aku menitipkan sekelumit ilmu MU yang luas tiada bandingnya...
Ya Allah, redhakalah diriku atas apa yang aku pelajari...
Ya Allah, permudahkan untukku menghadamkan setiap ilmuMu ini hanya keranaMu...
Amin~~~~


Khamis, Oktober 22, 2009

Hati Dan Rasa....

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 2:19:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Assalamualaikum wbt....

Hati... Bila berkata tentang HATI...
Apa yang terlintas dibenak fikiran anda? Warnanya merah kehitaman...
Letaknya di dalam anggota badan....
Ya, tepat dan padat jawapan tu...
Namun, kaitkan dengan kebergantungan hati dengan diri anda...
Ya, HATI adalah RAJA kepada KERAJAAN tubuh badan...
Tanpa HATI tiada RASA dalam JIWA.....
Ibarat ROBOT yang punya fungsi gerakan tanpa punya peRASAan...


Hidup ini terkadang sukar diduga....
Bila semakin nak berubah semakin hebatlah ujian HATI kita.
Tak percaya? Ana yakin kita semuanya kebanyakannya begini...
Beruntung sebenarnya bila HATI kita diuji...
Dan kita cuba memperbaiki....
Maknanya kita masih ada RASA...
RASA nak mendidik RAJA dalam diri kita, supaya KERAJAANnya tidak lumpuh dan mundur..

Subhanallah... Terkadang rasa tak mampu nak menanggung semuanya...
Bermacam-macam yang menderu menuju dan menguji... Selepas satu, satu datang...
Kerap sajalah pipi ni merasa nikmatnya air mata...Keliru sungguh.. Adakah ana menangis keranaNya atau kerana apa yang ditimpakan??
Ya Allah syukurkan diri ini pada ujianMU....
Huu.. Kerdilnya diri ini nak dibanding dengan orang lain...
Nak menggapai yang tinggi2 tak mampu tapi nak...
Sungguh harapan dalam hati menggunung tinggi..
Namun, sedar diri ini belum ditarbiyah sehebat mana....
Hati ni masih hati yang berpenyakit dan belum telus serta tulus....
Lemah segalanya rasanya... Sedar diri rasanya...
Bukan milik ana apa yang ana mahu...
Bukan untuk ana apa yang ana inginkan....
Peluang itu mungkin bukan untuk ana...
Allah mungkin memberikan ruang di tempat lain untuk itu......
Apa sebenarnya yang ana ngomelkan ni? Berkiasnya.....
Hehe.. ana memang suka berkias...
Nama je pelajar jurusan Matematik...
Bahasanya tunggang langgang.....
Ya, Allah nak menguji...
Berbanggalah kan pabila diuji... Tanda kasih drNya.....


Penyesalan terkadang membelengu diri ini......
Kenapa perlu ana mencari yang lebih baik sedangkan yang berada dihadapan ana adalah hidangan dan persembahan terbaik bagi ana yang Allah anugerahkan...
Lahir rasa kesal kerana tidak bersyukur dengan pemberianNya...
Masih luaskah pintu keampunan buat ana????
Ya Allah, ampunkan dosa insan kerdilmu ini....

Macam dah suntuk je nak bersiap siaga.....
Setiap waktu merasakan begini...
Rasa nak putus asa pun timbul....
Dari buang masa baik berserah terus.....
Oh.. Tidak... Tidak... Mujur ana sempat sedar....
Lebih baik terlambat sedikit drpd tiada langsung kan.....
Allah rahmatNya luas... KasihNya terbentang....
Kenapa perlu meletakkan peluang yang telah diberikan di barisan belakang sekali....
Sepatutnya masa yang diberi nilah digunakan sebaiknya.....

Mampu ke istiqomah ni nak buat itu ini.....
Tak mencuba maka tak tahu.....
Yang sedikit itu lebih baik dr yang banyak...
Jika yang banyak itu tidak mendatangkan apa-apa kebaikan....
Doa pada Dia agar ketetapan hati masih utuh dan kukuh...
InsyaAllah semuanya berjalan lancar sekali....
Ingatkan diri.. Allah akan permudahkan di bahagian lain....


Kekasihku Yang Satu

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 1:59:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...

Dulu aku pernah mengecapi kebahagiaan, bersama-samanya aku leka, menghabiskan masa yang sepatutnya terisi dengan kegiatan yang lebih berfaedah. Walaupun di batasi benua, kami masih dapat mengekalkannya. Sehinggalah, pada suatu hari, di saat hati kami tidak lagi bersatu, bersangka baik dan tolenrasi tidak lagi menjadi pegangan. hati sakit. jiwa pedih.

Dan pada saat kekecewaan itu, Kau hadir dalam hidup ku. mengetuk pintu hatiku. membawa seribu pengertian. tidak tergambar riangnya hati ini. Baru ku sedar, sudah lama Kau menabur benih kasih sayang terhadap ku. Cuma aku yang dalam ketidak sedaran. Sepanjang perhubungan ini, belum pernah Kau sakitkan hati aku, belum pernah Kau kecewakan aku. Berita-berita gembira yang Kau bawakan sentiasa menceriakan hidupku. Surat-surat cinta Kau layangkan menjadi peneman aku sehari-hari. Tidak pula ku jemu membacanya malah aku sentiasa dalam kerinduan untuk bertemuMu. Dan tidak pula Kau jemu menjagaku, di kala aku kesedihan, Kau kujadikan tempat meluahkan segala pengaduanku.

Di kala aku gembira, ku tahu Kau bersama aku pada ketika itu. Kita berkongsi kegembiraan bersama. Kau hadiahkan aku teman-teman sejati, teman-teman yang ikhlas dalam perjuangan mereka. Aku hargai pemberian itu, agar aku turut sama berada di landasan mereka. Walaupun masih lagi batasi, namun Kau rapatkan jurang itu, sehingga terasa Kau disampingku. NamaMu menjadi siulanku seharian. Ku tahu Kau sering menguji kasih sayangku, Kau uji kesetiaan ku. Sehinggakan dalam tak sedar aku pula menyakiti hati Kau. Maafkan aku wahai kekasih hati. Tidak mampu ku tandingi kehebatan cinta Kau. Sungguh. Inilah manis kebahagian yang aku nantikan. Aku pasti Kau tidak akan pernah meninggalkan aku. Hanya Kau dan aku.

Kekasihku Allah...


Mencari Ketenangan Hati Dan Jiwa

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 1:51:00 PTG
Pandangan Anda : 
7 Celoteh SahabatKu...

HATI atau roh adalah hakikat kejadian manusia, kerana itu ia diberi keupayaan untuk merasa senang dan susah. Ia sangat sensitif terhadap apa yang berlaku, yang didengar, dilihat dan dirasai. Dari sanalah ia menentukan sikap manusia samada positif atau negatif.

Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya:

"Sesungguhnya di dalam diri manusia itu ada seketul daging. Jika baik daging itu, baiklah manusia. Jika jahat daging itu jahatlah manusia. Ketahuilah, itulah hati." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Hati boleh baik dan jahat.

Rasa senang apabila ia dipuji.

Rasa menderita apabila di keji.

Rasa riak dan megah apabila mendapat kelebihan dan kejayaan.

Rasa ujub (hairankan diri) apabila mempunyai kemampuan.

Rasa rendah diri (inferiority complex) apabila ia mempunyai kekurangan.

Rasa sombong dan angkuh apabila berkuasa atau ada ilmu atau ada kekayaan atau ada kekayaan.

Rasa tidak senang (hasad) apabila tengok orang lain lebih.

Rasa dendam apabila orang menganiayainya.

Simpati dengan orang susah.

Rasa keluh kesah apabila dapat susah.

Rasa terhutang budi dan terima kasih pada orang yang menolong.

Rasa gerun apabila berhadapan dengan perkara yang menakutkan.

Rasa jijik apabila berhadapan dengan benda kotor.

Begitulah riak-riak hati yang beralih-alih kepada berbagai-bagai riak rasa dengan sendirinya, apabila dirangsang oleh faktor-faktor luar. Perasaan itu akan kemudian akan mempengaruhi sikap lahir manusia. Kalau rasa hati itu baik, baiklah tindakan manusia. Dan kalau rasa hati itu jahat maka jahatlah tindakan lahir manusia. Dengan kebolehan dan kuasa yang penting, hati seolah-olah raja yang bertakhta didalam diri manusia. Dialah yang menentukan baik buruk manusia. Akal adalah penasihatnya. Anggota-anggota lahir adalah rakyat jelatanya yang taat kepada arahannya. Nafsu dan syaitan adalah musuhnya. Demikian struktur kerja yang berlaku dalam diri manusia. Kita mesti memahami dan beri perhatian penting pada persoalan ini, kerana baik jahatnya kita bergantung pada hati serta pengurusan kita dalam hati. Siapa mengabaikan urusan hati, ertinya membiarkan dirinya berjalan dalam gelap. Nasibnya belum tentu selamat dunia dan akhirat. Hati boleh dididik.

Lihat apa kata Allah tentang hati.

Firman Allah: "Beruntunglah orang yang membersihkan hatinya dan rugilah siapa yang mengotorinya. " (Asy - Syams: 9)

"Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersih diri (dengan beriman ). Dan dia ingat nama tuhannya lalu dia sembahyang." (Al - A'la: 14 - 15)

"Pada hari itu, tidak berguna lagi harta anak-anak. Kecuali mereka yang pergi menghadap Allah membawa hati yang selamat." (Asy - Syuara: 88-89)

Di antara Sebab Jiwa Tidak Tenang

1. Banyak menzalimi orang
2. Banyak membuat dosa
3. Menghina dan menzalimi ibu atau bapa
4. Menzalimi dan menghina guru terutama guru yang menunjukkan kita ke jalan Akhirat
5. Tidak percaya wujudnya Allah Taala
6. Tidak mengharap lagi pertolongan Allah
7. Orang yang kena uji bila imannya lemah atau tidak beriman

Ketenangan itu berpusat atau berpaksi di dalam hati nurani. Ia perlu dijaga, kerana bila hilang ketenangan, hilanglah kebahagiaan. Bila hilang kebahagiaan, tidak ada lagi keindahan di dalam kehidupan sekalipun mempunyai kekayaan, duduk di dalam istana yang indah, memiliki isteri yang cantik, ada kuasa.

Bila ketenangan tidak ada, sentiasa keluh-kesah, apa sahaja dibuat serba tidak kena, makan rasa tidak sedap, tidur tidak lena, membuat sesuatu perkara tidak ada penumpuan lagi, selalu sahaja termenung, orang bercakap kurang diambil perhatian, sumbang di dalam pergaulan, membaca mengganggu untuk memahami, kawan-kawan ikut risau, mudah marah-marah, suka bersendiri, mudah merajuk, mudah tersinggung, tidak tahan sabar, tidak tahan tercabar, mudah jemu membuat kerja, makan minum, pakaian dan badan tidak terurus, kurang bertanggungjawab, tidak suka bercakap.

Orang yang berada di dalam tidak ketenangan, jika ketidaktenangan itu kuat dan kurang pula pelajaran selalunya tidak boleh dikontrol rasa tidak tenang itu, sama ada di waktu ramai mahupun di waktu keseorangan, sentiasa nampak muram, susah hatinya amat ketara, orang ramai perasan.

Jika dia seorang cerdik dan pandai atau ada status di dalam masyarakat mungkin setengah orang dia boleh kontrol. Di tengah ramai dia boleh sembunyikan ketidaktenangannya itu untuk menjaga wibawa atau status diri, tapi bila waktu keseorangan dia mulalah termenung. Kesusahan hatinya nampak dilihat di air mukanya. Ada setengah orang mukanya cantik, orangnya periang, happy go lucky, ada kalanya susah juga dikesan. Tapi kalau dia tidak boleh kontrol, lihat muka dapat dikesan. Maka seorang yang periang tiba-tiba jadi pendiam, hilang riang, suka bersendiri, gurauan sudah tidak ada, anak isteri mula risau, kawan-kawan susah hati.

Rabu, Oktober 21, 2009

Jalan Mujahadah Bukan Mudah...

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 8:55:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Adab Terhadap Diri Sendiri

Kaum muslimin percaya bahwa kebahagian di dunia dan akhirat bergantung pada perilaku dan adab terhadap diri sendiri dan pada kesucian serta kebersihan jiwa. Begitu juga dengan kesengsaraan disebabkan kerosakan dan kekotoran jiwa hal ini nyata dalam firman Allah :

“ Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”
( Asy-Syam [ 91] 9-10)

Rasullullah bersabda :

“ Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bila melakukan sesuatu dosa terjadilah bintik hitam dalam hatinya. Bila dia bertaubat dan menghentikan dosanya dan mencela perbuatannya, hatinya akan bersinar kembali, dan apabila dosanya bertambah, akan bertambah pula bintik hitam itu hingga hatinya akan tertutup….”
( Nasa’i dan Tarmizi, hadis hasan sahih)

Oleh yang demikian kaum muslim haruslah berusaha menjaga dirinya dengan membersih dan menyucikan jiwanya. Kerana jiwa yang suci dan bersih dapat menjauhkan diri dari melakukan perbuatan-perbuatan yang buruk dan boleh merosakkan. Beberapa langkah yang perlu di lalui untuk mencapai kesucian jiwa iaitu :

a. Taubat

Taubat yang bermaksud menyucikan diri dari dosa dan maksiat, menyesali segala dosa yang telah dilakukan dan berazam untuk tidak mengulangi. Seperti firman Allah yang bermaksud:

“ Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang seikhlas-ikhlasnya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai….”
(at-Tahrim[66] : 8)

Dan sabda Rasullullah :

“ Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah kerana aku bertaubat setiap hari seratus kali ”
( Muslim )

b. Muraqabah ( Pengawasan )

Umat Islam sentiasa merasakan setiap perbuatan dan pergerakan diawasi oleh Allah. Sehingga mereka yakin bahawa Allah sentiasa memerhatikan dan megetahui segala yang nyata mahupun tersembunyi.Dengan keyakinan itulah manusia merasakan jiwanya tenang mengingati Allah dan puas mendampingiNYA. Ia di nyatakan dalam firman Allah :

“ Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan .....”
( an-Nisa [4] : 125 )

Rasullullah juga bersabda :

” Beribadahlah kamu kepada Allah seperti kamu melihat-NYA, apabila kamu tidak melihat Allah, sesungguhnya Dia melihatmu ......”
(Muttafaq ’alaih)

c. Muhassabah

Melakukan perhitungan terhadap diri sendiri di atas apa yang telah dilakukan demi mengecapi kebahagian di dunia dan akhirat. Sentiasa membuat perhitungan dengan apa yang telah dilakukan. Andainya apa yang dilakukan adalah perkara-perkara yang dilarang, maka mestilah segera beristigfar menyesali perbuatan dan segera bertaubat dan membuat kebaikan. Inilah yang dimaksudkan dengan muhassabah terhadap diri sendiri.Ianya satu cara memperbaiki, mendidik, menyuci dan membersihkan diri

Allah berfirman :

“ Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memerhatikan apa yang telah dilakukannya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. ”
(al-Hasyr [59] : 18)

d. Mujahadah (Berjuang Melawan Hawa Nafsu)

Hawa Nafsu adalah musuh yang paling besar bagi setiap individu Islam. Hawa nafsu hanya cenderung untuk melakukan kejahatan dan menjauhi kebaikan.

Allah telah berfirman :

“ Dan Aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), kerana sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan.....”
(Yusuf [12] : 53 )

Sebagai umat Islam seharusnya kita berjuang untuk melawan hawa nafsu jangan sampai ianya menguasai diri kita. Didiklah nafsu agar tenang dan tenteram serta suci dan bersih. Allah berfirman :

“ Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keredhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.”
(al-Ankabut : 69)


Sebagai umat Islam kita mestilah sentiasa berjuang di jalan Allah demi memastikan nafsu terkawal, baik, bersih, suci dan tenteram serta memperolehi kemuliaan dan keredhaan dari Allah S.W.T.

AGM KBM UPM

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 12:32:00 PG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...



Isnin, Oktober 19, 2009

Mencari Yang Hilang

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 10:48:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Assalamualaikum wbt....

Ha? Ape yang hilang? Huhu.... Tak de pape sebenarnya....

Eh tipulah..... Dah tulis mencari yang hilang.. Kot takde yang hilang.....

Emm.. Syawal dah berakhir.... Tak bermakna berakhirnya hari kemenangan umat Islam kan...

Setiap detik adalah kemenangan buat kita jika pandai kita hargai dan teladaninye....

Semalam.. berbual dengan teman sebilik sambil mncari2 cara menyelesaikan masalah programming untuk final project...

Masya Allah... semakin slow rasenyer progress minda ni....

Dulu punya aktif bermain dengan nombor dan berfikir... Siap mimpi2 lagi...

Hehe... Teringat imbauan zaman sekolah dulu2.....

Berceritalah dengan teman yang ana punya misi kenapa ana amik math....

Ana nak wat solution n ajar anak2 bangsa dengan cara lebih berkesan...

Dengan method... No slide show....

Yelah... math ana rase kurang best guna slide n membace...

Tp math perlu manual... al maksudnyer.... Menulis, mengira dan berfikir.... Bukan membace...

Huhu.. pandai bercakap... tp nak buat susah...

Nak seribu daya taknak seribu dalih.....

Ye.. Hampir setahun ana kehilangan diri sendiri dan matlamat itu...

Kerana apa ya? Mungkin buaian rasa yang tak menentu...

Apa dia? Hanya Allah sahaja yang tahu....

So.. Better late than nothing kan.....

Jadinya... Jika bukan sekarang bila lagi...

Ana perlu bangkit dr lena......

Ye... Perlu bangkit......

Sepi.....

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 10:21:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...

Assalamualaikum... Buat diriku...


Biar sepi dari manusia....

Jangan sepi dari Dia.....

Biar sepi bersendirian....

Punya masa berbicara denganNya....

Biar sepi dari keramaian....

Jangan sepi dari ujian Tuhan.......

Biar sepi tanpa pengiktirafan....

Jangan sepi dari kasih yang tiada taranya...

Rabu, Oktober 14, 2009

Di ToLak??

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 11:43:00 PTG
Pandangan Anda : 
1 Celoteh SahabatKu...
Assalamualaikum wbt....


Bila pendapat kau ditolak..
Bila permintaan kau ditolak..
Bila tawaran kau ditolak..
Bila jemputan kau ditolak..
Bila bodek kau ditolak..
Bila pujukan kau ditolak..
Bila keinginan kau ditolak..
Bila hajat kau ditolak..
Bila kedatangan kau ditolak..
Bila senyuman kau ditolak..
Bila kebaikan kau ditolak..
Bila nasihat kau ditolak..
Bila pinjaman kau ditolak..
Bila keperluan kau ditolak..
Bila kepentingan kau ditolak..
Bila hak kau ditolak..
Bila pertolongan kau ditolak..
Bila permohonan kau ditolak..
Bila usaha kau ditolak..
Bila kerja kau ditolak..
Bila cinta kau ditolak..
Bila kau ditolak…
Ditolak oleh siapa?
Mereka-mereka itu..
Maka! Ucaplah..
Alhamdulillah..
Ucap apa?
Alhamdulillah..
Lagi sekali..
Alhamdulillah..
Tolakan yang kau terima itu..
Adalah kerana kasih sayang Allah..
Sengaja Allah tidak mahu kau jinak..
Jinak dengan selain dari Allah..
Dia Maha Penyayang..
Kerana atas saratnya Kasih SayangNya lah..
Dia mahu kau hanya bersandar padaNya..
Semata-mata!..
Bersandar pada siapa?
Bersandar dan harap hanya pada Allah semata-mata!..
Allahuakbar..
Dalam HATI mau ada Dia!
Biar ditolak manusia..
Jangan ditolak Allah..
Astaghfirullahalazim..
Usah sedih!..
Dia tahu apa yang terbaik buat kau..
Senyumlah.. kerana Dia sayang kamu!
Masyaallah.. manis pon senyuman kamu!
Senyum itu sedekah!.. Alhamdulillah
Masyaallah Tabarakaallah..

p/s: Ditolak disini bole jadi bnyk maksud seperti diabaikan, tidak diterima, tidak dilayan, dikutuk atau seangkatan dengannya mengikut kesesuaian….. waallahualam.. la haula wala quwwata ila billah.

ps# bingkisan yg ana copy dr blog sahabat.. Hawa Mahabbah...
http://hawamahabbah.blogspot.com

BaGaiMana Ye???

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 11:26:00 PG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Assalamualaikum wbt...

Wah! Dah lama ana tak kemaskini blog ni... Tentunya dah penuh dengan sarang labah2.....
Hmmm... Pening dibuatnya memikirkan sesuatu hal ini...
Bagaimana harus ana membuat keputusan....
Menunggu ata menerima ya?????
Sudah.. Sudah.. Sudah..
( Dialog si Haziq dalam Syurga Cinta )

Belum pun lunas lagi tugasmu di medan tarbiyyah, terutamanya dirimu sendiri....
Dah berangan nak membina baitul ummah...
Ayuh ana.... Bangun, bangkit dari lena....
Jauh lagi jalan nak ditelusuri ni....
Bak kata dia..." .. berbakti pada Allah dulu ."

Huk3...
Kata2 itu sebenarnya menusuk hati ini yang dah begitu sekian kalinya lena dibuai mimpi...
Isk3...
Kenapa perlu ana gundahkan perkara yang tidak pasti kelak nanti ia meracun diri...

Dari Hati Ke Hati...
Ha? Hee.. Bukan luahan dari hati ke hati ye....
Sekadar tajuk buku yang dibaca oleh ana...
Karya penulis yang ana kagumi... Amr Khalid...
Sekian lama mencari kedai buku yg membekal buku dari Indonesia....
Alhamdulillah.. Perjalanan ke KL bersama 2 adik membawa ana menemui kedai yang ana cari..
Duit yang dibawa tidak bnyk....
Jika boleh semua buku hendak dibeli...
Namun, hanya 2 je yang ana pilih...
Hati Sebening Air Mata dan Dari Hati Ke Hati...

Syaitan akan selalu mengaburi kita dengan benda2 yang belum halal bagi kita itu indah belaka...
Syaitan selalu mengelirukan kita bahawa apa yang kita belum dapat itulah bahagia...
Isk3... Ntah kenapa membaca bait kata ini membuat ana hampir sahaja menitik air mata...
Dalam kelas Pengucapan Awam pula tuh....
Ye... Ana tertipu dengan goda syaitan...
Lemahnya iman ini.... Cepat benar melihat sesuatu itu sebagai bahagia...
Sedangkan yang berada di depan mata tidak langsung disyukuri...
Astaghfirullah hal adzim....

Masih sempat atau tidak ni?
Ya.. Masih ada waktu... Allah masih membuka tanganNya menerima rayuan rindu hambanya yang ingin kembali....
Subhanallah... Allahuakbar.....
Belum terlambat buat ana.....
Buat mereka yang perlu ana 'terima' ataupun 'tunggu'....
Keputusan belum ana buat lagi....
InsyaAllah.. Ana akan selalu berbicara denganNya memohon agar diberikan keputusan sebaiknya...
Doakan ana tsabat dan teguh dalam berbakti padaNya...
Menelusuri liku2 ini tanpa perlu memikirkan hal itu lagi...
Belum pasti kan......

Isnin, Oktober 12, 2009

Monolog An-Nisa'

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 9:39:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Aku ingin menjadi bunga segar
Yang mekar mewangi di taman
Ingin dipagari duri-duri tajam
Agar tiada yang berani menyentuh apatah lagi mendekati
Tanpa sebab yang menghalalkan.

Aku ingin berasa aman
Dalam indah taman
Tenang tanpa gusar
Gembira tanpa hiba,

Aku ingin sentiasa dihujani rahmat Tuhan
Ingin diiringi keredhaanNya
Dipayungi bawah awan lindunganNya
Agar selamat daripada panahan syaitan
Agar sejahtera daripada fitnah duniawi,

Tapi..
tatkala ini jiwa telah gelora
maka iman turut terkocak gelombang

Setibanya teguran Tuhan
Aku tersentak...

Baru kusedar keseronokan,
keindahan dan kebahagiaan yang aku kecapi
Terpesong dari landasan syariatNya

Lalu..
jiwa ini meronta saban hari
Minta dibebaskan daripada belenggu dosa noda
Sesaat tak terpadam ingatan dosa lalu
Yang semakin menimbun dalam catatan amalku...

Terbit nur insaf dari hati yang mulus
Syukur Tuhan masih menyayangi
Mujur tak tercampak ke lembah hina dan berlarutan dalam dosa
Kuyakin di langit sana masih luas terbuka
keampunan keredhaan dan rahmatNya..

Dan,sekali lagi ku utuhkan azam
aku ingin menjadi bunga segar yang mekar mewangi di taman
menanti hadir insan yang selayaknya memetikku menjadi hiasan hidupnya...


* Hirisan pertama memang menyakitkan... Hehe... Namun, jangan kerana lukanya jari habis seluruh tangan dipatah-patahkan bagi menghilangkan kesakitan....
Setiap luka pasti ada penawarnya.... Cuma masa akan menentukan....

* Kebahagiaan itu ibarat si cantik rama-rama... Ia akan terlepas bila semakin dikejar..
Namun, ia pasti akan menghinggapi kita bila kita tenang dan diam....

* Terus kuat ana! Chaiyok2!!! Hee...
Hidup ini terlalu indah untuk ditangisi...
Usah gelisah... Usah resah... Usah berduka... Tersenyumlah sayang.....

Jumaat, Oktober 02, 2009

S.E.L.A.M.A.T P.A.G.I

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 3:57:00 PTG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
S - Seandainya
E - engkau
L - lemah & letih
A - akibat
M - musibah yang telah
A - Allah
T - tetapkan buatmu

P - Percayalah bahawa
A - Allah memberi
G - ganjaran terhadap
I - imanmu yang teguh...

Bangunlah sahabat-sahabatku....
Moga hari-harimu dilimpahi rahmat & kasih sayang-Nya yang tidak pernah putus...
Ameen~~~

Rabu, September 30, 2009

Tenangkan Jiwaku...

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 11:15:00 PG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...
Assalamualaikum wbt....

Baru sekejap td ana berada dalam tenang dan ceria....
Walaupun hari ini kurang sihat ( tekak sakit dan badan sgt lesu )
sehingga merah padam muka....
Ana kuatkan semangat untuk buat juga task2 yang telah diberikan...
Differential Equation dan Mathematical Programming...
Bukan sedikit nombor dan kira-kira yang perlu dibuat...
Sangat berjela....
Sambil buat sambil mengadap laptop..
Ish dasat ana ni... 2 in 1... Namun cepat2 ana tepis... Mesti fokus...

Ya Allah entah kenapa angin debaran datang kembali....
Semacam merasakan sesuatu pasti berlaku....
Mungkinkah ini hanya mainan bisikan syaitan yang telah dilepaskan dr penjara hasutan??
Sungguh... Debar... Gelisah... Resah...
Takut menerjah mencari pelosok ruang untuk keluar memberontak....
Alhamdulillah... Mendengar lagu-lagu nasyid inspirasi membuat ana sedikit tenang....
Menghayati lirk2 penuh motivasi....
Kenapa ya? Semacam akan mengalami sesuatu yang belum pasti....

Kegembiraan dan kebahagian yang dikecapi sahabat ana seharusnya
ana sambut dgn meriahnya...
Jika boleh ana raikan kebahagiaan itu sebaiknya....
Entah kenapa.....
Perasaan yang menerjah bukan seperti yang ana aturkan di minda...
Gelisah dan berdebar sekali...
Sungguh... Bukan mainan..... Ini realitinya....
Ya Allah... Berikanlah hambaMu ini sekelumit ketenangan dan keceriaan untukku kongsikan bersama sahabatku....

Mungkin kerana pengalaman lepas...
Ana merasakan tak sanggup untuk mengingatinya...
Dan mengharapkan ia tidak dirasa pada sahabat ana ini....
Sungguh.. tidak enak perasaan yang pernah singgah pada hati ini dahulu...
Bahagia menjengah... Namun, ujian Allah dan aturan Allah mengatasi segala yang kita rancangkan...
Pahit perlu dirasakan untuk mengetahui bagaimana rasanya...
Jika tidak manis yang menjengah tidak dihargai sebaiknya....
Itulah serba sedikit mematangkan hati ini...
Mungkin belum seluruhnya....
Perlukan masa bukan seketika....
Mungkin menuntut suatu jangka masa yang tidak terkira....

Pergilah Debaran...
Menjauhlah Gelisah....
Hilanglah Resah....
Hanya itu yang ana mahu ketika ini.....
Ya... Dengan mengingati Allah.. Hatikan menjadi tenang....
Lantunan zikrullah beriringan nasyid senada menjadi pilihan....
Alhamdulillah nukilan picisan ini membuatkan hati ini kembali pulih sedikit demi sedikit...
Bukan semua mampu mengingati Allah setiap masa...
Namun ana akan tetap mencuba...
Ingat Allah hati pastikan tenang...
Alhamdulillah....

Buatmu sahabat2 yang sentiasa ana perlukan untuk membantu diri ini...
Dan buatmu adik2 yang sentiasa kak ana ingin mendengar perkongsian dari kalian...
Sentiasa didoakan semoga berada dalam keadaan yang terbaik
dan berada di atas jalan-jalan mujahadah....
Sentiasa didoakan semoga hati-hati kita berada
dalam dambaan kasih sayang Allah....
Sentiasa didoakan semoga dipermudahkan urusan2
dan dibukakan pintu2 rezeki yang melimpah...
Sentiasa didoakan semoga tautan ukhwah kita mendapat redhaNya cuma....

Indahnya jika hidup ini sentiasa dinaungan dengan titipan kasih Allah...


ps * terkadang takut untuk terlalu gembira... kerana takutnya hilang rasa syukur... menangis terkadang lebih bermakna kerana sentiasa berada didalam jagaan Dia Yang Esa....

Muslimahku Sayang...

Oleh si comot [Ana] Farhana.... Jam 4:52:00 PG
Pandangan Anda : 
0 Celoteh SahabatKu...

Sesungguhnya mulia seorang wanita itu bukan kerana banyak membuat jasa & terkenal di seluruh dunia, ttp krn sifat lemah lembut & penyayang srta mjaga maruah dirinya & bjasa kpd suami & anak2.....

Juga mulia mereka bukan kerana pintar akal, menghasilkan pelbagai teori dan falsafah serta menjadi perancang & peraturan dunia, tetapi mulia mereka kerana menjadi golongan yang taat dan menyenang dan meredhakan hati suami.....

Berharga mereka bukan kerana rupa cantik dan pandai bersolek, tetapi kerana kecantikan dan keindahan akhlak mereka....

"Diciptakan wanita itu, lembut fitrahnya…
Halus kulitnya, manis tuturnya…
Telus hatinya membisik di jiwa…
Bukanlah wanita itu lemah…
Bukanlah wanita itu sering bertemankan…
Tangis dan sendu….

Tetapi disitulah tersimpan kekuatannya..
Menjadi “izzah” yang paling gah..
Malah lebih gah dari keegoaan seorang lelaki..
Lembut wanita bukanlah lemahnya…
Tapi lembut wanita kerana itu senjatanya…
Wanita yang beriman lebih tinggi martabatnya…
Dan wanita yang soleh itu…
Lebih baik dari ribuan lelaki yang soleh…

Bukanlah fitnah kiranya ar-Rijaal dan an-Nisa’
Sama-sama mejaga kehormatan mereka…
Al-Haya’ itu wujud dalam diri setiap insan…
Wujudnya ia seiring dengan nafas insani..
Kerana Al-Haya’ itulah pakaian iman setiap wanita…
Indahnya Al-Haya’…tercipta sebagai pembeteng diri…
Leburnya Al-Haya’, runtuhlah imannya…

Diciptakan wanita ibarat sebiji epal…
Epal yang tidak berkualiti…
Mudah dicari…kerana berguguran di tanah…
Tetapi epal yang tak mampu dicapai…
Epal yang berada di puncak..
Susah dipetik,susah digapai..

Diciptakan wanita itu indah budi pekertinya….
Dari rusuk si lelaki…
bukan dari kaki untuk dialasi…
Bukan dari kepala untuk dijunjung…
Tetapi dekat dibahu untuk dilindung..
Dekat juga di hati untuk dikasihi..

Indahnya wanita seindah mutiara kasih..
 

Epilog Hearty Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez